Sunday, April 10, 2016

BOX Motor Vario VS Orang Tua

Cerita dari Gus Hasyim, Ponpes Seblak Kwaron Diwek Jombang
sumber : https://www.facebook.com/muhammad.hasyim.7545?fref=ts
Gus HAsyim
Gus HAsyim 

Siang itu saya sedang makan di sebuah warung yg lokasinya tidak jauh dari kampus. Kebetulan saya berada di jajaran meja paling belakang, mengingat siang itu pengunjung warung cukup padat karena memang tepat pada jam makan siang.
Di tengah-tengah saya menikmati hidangan khas padang tersebut, tampak di luar ada seorang bapak2 yg menghentikan motornya. Dari raut mukanya, terlihat usianya sekitar 50 tahunan. Tak lama kemudian, ia memarkir motornya tepat di belakang motor Honda Vario yg biasa saya naiki.
Sejenak kemudian, tampak bapak tersebut masuk warung dan terlihat beliau mengatakan sesuatu kepada pengunjung warung. Saya tidak tau pasti apa yg diucapkan bapak ini, tapi semua pengunjung warung mulai dari deretan meja paling depan terlihat selalu menjawab dengan menggelengkan kepala. Saya sungguh sangat heran dan penasaran; apa kira2 yg diucapkan bapak ini.
Dugaanku, bapak ini menawarkan entah dagangan atau penawaran jasa, sehingga para pengunjung memang tidak membutuhkan dan menggelengkan kepalanya.
Pada akhirnya, jatuhlah giliranku, ketika si bapak tersebut mendekatiku. Hatiku berdesir dan jantungku berdetak lebih keras (tapi tidak sampai seperti genderang mau perang smile emotikon ). Kemudian bapak itu bertanya; "Ngapunten, sepeda Vario di depan itu apa punya njenengan?". Saya jawab iya. Langsung beliau bertanya: " Ngoten niku box-nya yg kanan-kiri dan belakang, tumbase ten pundhi?". smile emotikon
Akhirnya, terjawab sudah, apa sesungguhnya yg membuat saya penasaran. Setelah mendapat jawaban dr saya, ternyata beliau tidak makan di warung itu, tp langsung pamit kemudian kembali lanjut dengan motornya.
Cerita ini bukan sekedar cerita tanpa makna, tp ada satu makna mendalam dan hikmah yg bisa qt petik dr bapak itu. Bahwa untuk mendapat informasi yg akurat perlu usaha yang gigih bahkan ia mengalami sesuatu yg "tidak enak" dr banyak orang. Bahkan bapak ini tidak merasa malu. Lha kalo hanya utk sekedar informasi seperti itu saja harus diperjuangkan, maka untuk mendapatkan ILMU yg manfaatnya utk akhirat dan dunia, tentu perjuangannya harus lebih gigih dan lebih keras. AYO SEMANGAT MENCARI ILMU DAN MENAMBAH WAWASAN !!! 

No comments:

Post a Comment