Cerita Dari Gus Zaki Pengasuh Ponpes Al-masruriyah Tebuireng Jombang
Wali santri ini sangat bersahaja sekali. Baju batik, kopyah kaji 10000an. Ketika saya tanya apa kesibukannya dirumah ? Beliau menjawab "kulo nambani tiang sakit (saya mengobati orang sakit}". Saya tanya "apa semacam pijat refleksi". Beliau menjawab "bukan, saya memijat sakit apa saja, pokok Allah memberi kesembuhan, Insya Allah sembuh". Ketika saya tanya "dari mana keahlian mengobati didapat?" Nah disini episode menarik untuk disimak.
Beliau bercerita "Saya dulu nyantri kepada kiai Hamid Pasuruan sekitar 3 tahun sampai beliau wafat. Selama nyantri, saya nggak boleh ikut ngaji. Diajak kiai Hamid kemana saja beliau pergi. Saya pernah disuruh berendam disebuah muara selama 41 hari menjaga tongkatnya kiai Hamid. Selama itu kiai Hamid nggak pernah datang. Kiai Hamid baru datang pada saat ada kerbau ngamuk dimuara dan ada pisang yang nyangkut ditanduknya dan kerbau itu berhenti didepan saya sambil menjatuhkan pisang tersebut. Saya nggak berani makan pisang itu karena takut haram. Tiba-tiba kiai Hamid datang sambil berkata "pisang ini halal".
Beliau juga bercerita pernah direndam dalam sebuah sumur selama seminggu atas perintah kiai Hamid dengan alasan mencari timba.
Menurut keyakinan beliau "kemampuan mengobati penyakit karena barakah kiai Hamid dan atas ijin Allah".
Beberapa penyakit yang telah disembuhkan kanker getah bening, stroke, gagal ginjal dll. Semua atas ijin Allah.
Ila hadrati Kiai Abdul Hamid Pasuruan Al Fatihah.
Menurut keyakinan beliau "kemampuan mengobati penyakit karena barakah kiai Hamid dan atas ijin Allah".
Beberapa penyakit yang telah disembuhkan kanker getah bening, stroke, gagal ginjal dll. Semua atas ijin Allah.
Ila hadrati Kiai Abdul Hamid Pasuruan Al Fatihah.
No comments:
Post a Comment