Wednesday, July 8, 2015

Etika Dalam Berburu Lailatul Qodar


Etika Dalam Berburu Lailatul Qodar

Suatu Etika dalam berburu lailatul qodar di bulan ramadhan...

cerita oleh pengasuh ponpes al - masruriyah tebuireng
GUs Zaki 

Kejadian ini harus menjadi pelajaran kita kaum laki-laki dan santri.
1. Sore itu saya bersepeda motor dengan istri. Sampai didepan toko buku Sarjana Jombang, dan tepat didepan saya terjadi serempetan dua sepeda motor yang menyebab keduanya jatuh walau dalam keadaan pelan. Salah satu dari sepeda motor tersebut dinaiki oleh dua santri bersarung dan yang dibonceng, sarungnya tersingkap sampai "onderdilnya" kelihatan oleh orang banyak.
2. Ketika perjalanan pulang dari Surabaya, sampai alun-alun Mojoagung, sekitar pukul tujuh malam. Tepat didepan mobil saya, ada sepeda motor yang sepertinya senggolan dengan sepeda pancal dan salah satu dari korban menggunakan sarung dan tersingkap sehingga "onderdilnya" sempat tersorot lampu mobil saya. Untung saat itu lalu lintas sedang sepi padahal biasanya ramainya luar biasa.
3. Wahai para pemburu lailatul qodar nanti, siapapun Anda, jika pergi naik sepeda dan bersarung, pakailah celana dan bersarung untuk melindungi .......... ( isilah titik tersebut dengan sopan dan benar ) agar ............. ( terserah Anda ).

No comments:

Post a Comment